Petani Kubis di Temanggung Senang, Hasil Panen Memuaskan

magelangekspres 14-01-21 02:11 nasional

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG Harga sayuran jenis kubis saat ini sedang sedang bagus, sejumlah petani di Kecamatan Bansari merasa senang dengan hasil panen saat ini. Selain harga bagus kualitas kubis dari musim tanam di akhir tahun 2020 ini juga tidak mengecewakan. Salah satu petani di Desa Jlamprang Kecamatan Bansari, Asari (30), mengatakan, panen raya kubis saat ini cukup mengembirakan, sebab harga jualnya saat in cukup bagus. Satu kilogram laku terjual antara Rp5.000 hingga Rp6000. Harganya sangat bagus, kalau harga memang tergantung dari kualitas kubis sendiri, terangnya, Rabu (13/1). Menurutnya, kubis yang dipanen di awal tahun ini adalah hasil tanam pada bulan Oktober 2020 lalu, usia kubis siap panen kurang lebih selama 100 hari, tergantung dari ketinggian tanah. Udaranya semakin dingin maka panennya akan semakin lama, tapi kubis yang ditanam di ketingian kualitasnya akan jauh lebih bagus, jelasnya. Ia menuturkan, dari lahan kurang lebih seluas 3.000 meter persegi miliknya ditanam sekitar 5.000 tanaman kobis. Dengan luasan tanam tersebut setidaknya memakan biaya antara Rp10 hingga Rp12 juta. Biaya tanam, mulai dari bibit, pupuk dan perawatan cukup mahal. Apalagi saat ini harga pupuk dan obat-obatan insektisida cukup mahal, tuturnya. Disebutkan dengan luasan tanam tersebut setidaknya bisa memproduksi sebanyak 7 sampai 8 ton kubis, dengan harga jual rata-rata Rp6.000 per kilogram hasilnya sudah sangat menguntungkan petani. Alhamdulillah untungnya cukup banyak, lumayan untuk menutup kerugian tanam tembakau tahun 2020 lalu, ujarnya. Baca Juga Vaksin Covid-19 Sudah Ada, Bupati: Disiplin Prokes Wajib Ditingkatkan Sementara itu Wardiono petani lainnya menuturkan, naiknya harga sayuran saat ini sangat tidak menguntungkan para petani. Ia berharap harga sayuran di masa panen mendatang bisa lebih baik dari sekarang. Kalau harganya lagi mahal seperti ini, banyak pedagang yang mencari tapi barangnya hanya sedikit, karena baru sedikit patani yang mulai panen, katanya. Dari lahan seluas setengah hektar miliknya, dalam sekali panen kubis bisa menghasilkan 5 kwintal. Padahal umur dari kobis sangat pendek yakni hanya berumur 90 hari saja. Dengan begitu jika harganya bagus maka akan memberi keuntungan akan lebih besar jika dibanding dengan hasil sayuran lainnya. Tanaman kobis ini hanya sebagai selingan saja menjelang masa tanam tembakau nanti, harganya saat ini sedang bagus, bisa untuk modal tanam selanjutnya, tuturnya. (set)