Kasus Cabai Dicat, Bupati Temanggung Minta Petani Dibina

magelangekspres 13-01-21 02:03 nasional

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG Bupati Temanggung M Al Khadziq meminta kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan untuk membina petani cabai, pasca ditemukannya kasus pengecatan cabai oleh oknum tidak bertanggungjawab. Permintaan yang sama juga disampaikan kepada Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UMKM Temanggung, sehingga ke depan tidak ada lagi muncul kasus serupa, karena kasus tersebut hanya akan merugikan petani. Kepada kedua kepala dinas ini harus bisa melakukan pembinaan kepada petani cabai, jangan sampai kasus itu terjadi kembali, pinta Bupati saat pelantikan dan pengukuhan pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Temanggung di Pendopo Pengayoman, Selasa (12/1). Menurut Bupati, perbuatan yang dilakukan oleh oknum itu sangat merugikan petani cabai di Kabupaten Temanggung, padahal selama ini cabai asal Temanggung adalah cabai dengan kualitas terbaik. Akan berpengaruh pada tingkat kepercayaan masyarakat, ke depan harus semakin ditingkatkan kembali, ujarnya. Sementara itu terkait dengan pelantikan pejabat Eselon II ini, Bupati mengakui pelaksanaannya mundur satu pekan dari rencana semula. Rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 4 Januari lalu, akan tetapi karena rekomendasi dari komite Aparatur Sipil Negara (ASN) baru diterima beberapa hari lalu, maka tanpa mengurangi substansi pelantikan dan pengukuhan baru bisa dilaksanakan pada hari ini (Selasa_red), katanya. Baca Juga Dokter Trisada Meninggal Terpapar Covid-19 Ia menyebutkan, pejabat tinggi pratama sebanyak 25 orang yang terdiri dari pejabat Eselon II B yang dimutasi ada dua orang yakni Djoko Budi dan Slamet Saryono terkait dengan amanat Perda SOTK yang baru, yakni adanya peleburan dari Dinas Perikanan dan Peternakan digabung dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Karena penggabungan ini tersusun organisasi yang baru sehingga pejabat yang lama harus kembali dilantik dan dikukuhkan, kata Bupati. Slamet Saryono dari kepala Dinas Perikanan dan Peternakan menjadi Staf Ahli EKonomi Setda Temanggung, sedangkan Joko Budi menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan. Selain itu juga dikukuhkan pejabat JPT Pratama Eselon II A di antaranya satu orang Sekretaris Daerah dan juga pejabat Eselon II B 21 orang juga dilakukan pelantikan pejabat promosi yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Temanggung. Pelantikan ini bukan hanya sekedar mengikuti amanah dari Perda tentang STOK saja, tetapi bahwa perda tersebut semata-mata untuk memajukan pemerintahan kabupaten dan kesejahteraan masyarakat Temanggung, tandasnya. (set)