Cabe Rawit hingga Daging Ayam Diberi Bahan Pewarna Berbahaya

detik 02-01-21 11:00 food

Jakarta - Heboh cabe rawit diberi pewarna agar warnanya merah merona oleh pedagang nakal. Selain cabe, beberapa makanan lainnya ini juga diberi pewarna agar menarik perhatian pembeli. Para pedagang akan melakukan berbagai cara agar barang dagangannya laku terjual. Bahkan tak jarang mereka melakukan aksi curang untuk menarik perhatian calon pembeli. Seperti menambahkan bahan pewarna ke makanan-makanan yang dijual. Dilihat dari penampilan, memang lebih menggoda. Namun, hal tersebut sangat berbahaya jika dikonsumsi. Seperti yang baru-baru ini viral, di mana petani sekaligus pedagang cabe rawit yang menyemprot pewarna merah pada cabe rawit hasil panenanya. Tak hanya cabe rawit, tetapi juga ada buah semangka, daging ayam hingga tempe. Berikut 5 makanan yang pernah diberi bahan pewarna berbahaya. 1. Cabe Diberi Pewarna Cabe Rawit hingga Daging Ayam Diberi Bahan Pewarna Berbahaya Foto: detikcom Seorang petani asal Temanggung mengakali cabai rawit yang ia jual di pasaran. Petani tersebut berinisial BN yang mengecat cabe rawit hasil panennya menggunakan semprot warna merah. BN mengatakan bahwa ia terpaksa melakukan hal tersebut lantaran alasan ekonomi. Mengingat harga cabe rawit merah lebih mahal dibandingkan dengan cabe rawit hijau dan cabe putih. Lebih lanjut, BN sudah 10 tahun menjadi petani. Namun, ia mengaku baru pertama kali melakukan aksi curang karena tergiur dengan harga jual yang tinggi. Dari aksi curang tersebut, polisi telah mengamankan pelaku. Nantinya pelaku akan dibawa ke Polresta Banyumas. Baca Juga : Geger Cabai Rawit Dicat Merah di Banyumas, 1 Orang Ditangkap 2. Tempe Diberi PewarnaCabe Rawit hingga Daging Ayam Diberi Bahan Pewarna Berbahaya Foto: iStock Hal yang sama juga dilakukan oleh para pabrik pembuatan tempe. Untuk membuat tempe hasil produknya terlihat lebih cerah, mereka memberi warna menggunakan pewarna tekstil. Pewarna tekstil yang berbentuk serbuk itu dicampurkan ke dalam proses pembuatan tempe. Ketika tempe mulai dicampur ragi, saat itulah pekerja di pabrik menambahkan 2 hingga 3 sendok bubuk pewarna. Tempe yang diberi pewarna tekstil itu tentu saja sangat berbahaya untuk kesehatan. Karena di dalam bubuk pewarna tekstil tersebut mengandung zat kimia yang berbahaya jika tertelan tubuh.