Satu Pegawai Terkonfirmasi Covid-19, Dindukcapil Temanggung Batasi Layanan hanya 30 Orang

magelangekspres 21-10-20 01:49 nasional

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Temanggung melakukan pembatasan pelayanan offline kepada masyarakat menyusul salah satu pegawai terkonfirmasi positif Covid-19. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Temanggung Satria Indra Basuki mengatakan, dalam satu hari pelayanan secara offline atau yang datang langsung ke kantor dibatasi sebanyak 30 orang. Namun untuk pelayanan online tetap dilayani seperti biasanya. Untuk saat ini kami memang mengedepankan pelayanan online, untuk mengurangi kerumunan di kantor kami, katanya, Selasa (20/10). Langkah ini katanya, dilaksanakan untuk mencegah penularan Covid-19 di lingkungan Dindukcapil Temanggung. Selain itu juga untuk kenyamanan dan keamanan baik untuk pegawai sendiri maupun masyarakat. Terkait dengan salah satu pegawai yang terpapar Covid-19, yang bersangkutan sudah menjalani isolasi mandiri. Sedangkan para pegawai satu bidang dengan yang bersangkutan sudah menjalani tes usap (swab tes). Yang bersangkutan ini sebelumnya berpergian dari luar daerah, kemudian melakukan swab tes dan hasilnya terkonfirmasi positif, dan sekarang yang bersangkutan sudah menjalani isolasi mandiri, katanya. Satria menambahakan, khusus untuk rekam E-KTP, masih bisa di lakukan di sembilan kecamatan, yakni Pringsurat, Tlogomulyo, Bansari, Bulu Parakan, Temanggung, Kandangan, Ngadirjo, dan Kledung. Baca Juga Elemen Masyarakat Deklarasi Tolak Anarkisme, Jaga Kota Magelang tetap Kondusif Guna mengantisipasi penularan Covid-19, untuk perekaman KTP elektronik di Disdukcapil kami tunda sampai kondisi memungkinkan, jelasnya. Sekretaris II Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung Djoko Prasetyono menilai penyelenggaraan pemerintahan dengan protokol kesehatan di perkantoran di Kabupaten Temanggung telah berjalan dengan baik. Di semua perkantoran di Kabupaten Temanggung, pencegahan sudah dilakukan sejak dini, katanya. Menurut Djoko, terhitung mulai mengetahui bahwa saudaranya di Kebumen itu positif Covid-19 yang bersangkutan sudah tidak masuk kantor mulai tanggal 10 Oktober 2020 sampai hari ini. Melihat kondisi ini, beberapa hal telah kita lakukan yang bersangkutan walaupun dinyatakan sebagai orang sehat dengan konfirmasi, masa isolasi mandiri yang tadinya 10 hari, kita tambah menjadi 14 hari. Jadi yang bersangkutan besok tidak masuk kantor sampai 24 Oktober 2020. Hal ini merupakan bentuk kehati-hatian kita, kemudian kawan-kawan dalam satu bidang dengan yang bersangkutan juga dilakukan tes usap hari ini, katanya. Djoko mengakui ada satu ASN di Disdukcapil Kabupaten Temanggung terkonfirmasi positif Covi-19 setelah melakukan kunjungan ke rumah saudaranya di Kebumen pada 3 Oktober 2020. Yang bersangkutan merasa khawatir karena ternyata saudaranya positif Covid-19, kemudian pada 12 Oktober 2020 melakukan tes usap di Kota Magelang dan tanggal 19 Oktober 2020 baru mendapatkan hasil bahwa yang bersangkutan terkonfirmasi positif Covid-19, katanya. Virus Covid-19 masih ada, guna mencegah penyebarannya, maka harus disiplin membiasakan 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak aman dengan orang lain, serta mencuci tangan pakai sabun. (set) #satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun