Waspada Sejumlah Daerah di Jateng Malam Ini Terjadi Hujan Disertai Petir, Berikut Prakiraan Cuaca

tribunnews 27-09-20 10:04 nasional

TRIBUNJATENG.COM - Berikut prakiraan cuaca dan peringatan dini di Jawa Tengah hari ini, Minggu (27/9/2020), dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Menurut Forecaster BMKG Kelas II Ahmad Yani Semarang Adif Nurhidayat, langit pada umumnya diprakirakan cerah berawan-berawan. Ada potensi hujan ringan hingga sedang tersebar tidak merata di sebagian besar wilayah Jateng. Sementara itu, laman prakiraan cuaca juga memberikan peringatan dini potensi hujan lebat disertai petir dan potensi gelombang tinggi. Potensi hujan sedang - lebat berdurasi singkat dan dapat disertai petir di sebagian kecil wilayah Pegunungan Tengah sekitarnya pada sore hari.Potensi tinggi gelombang 1.25 - 2.5 m di wilayah Perairan Utara Jateng dan 2.5 - 4.0 m di wilayah Perairan Selatan Jateng, tulis BMKG. Laman prakiraan cuaca juga memperlihatkan secara rinci wilayah di Jawa Tengah yang berpotensi terjadi hujan ringan-sedang pada malam hari. Banjarnegara, Batang, Blora, Cilacap, Demak, Jepara, Kajen, Kebumen, Kendal, Kudus, Pati, Pekalongan, Purbalingga, Purwodadi, Purwokerto, Rembang, Semarang, Slawi, Temanggung, Ungaran dan Wonosobo. Suhu udara berkisar antara 20 dan mencapai 35 derajat Celcius. Kelembaban udara di seluruh wilayah berkisar antara 45 hingga 95 persen. Sebagai informasi, BMKG sendiri telah mengeluarkan informasi prakiraan awal musim hujan tahun 2020 dan masa peralihan dari kemarau ke penghujan. Diprediksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir bulan Oktober-Nopember 2020, ungkap Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto melalui Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Iis Widya Harmoko kepada Tribunjateng.com, Selasa (22/9/2020). Selama bulan September-Oktober ini, periode peralihan musim (pancaroba) dari kemarau ke penghujan masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia di mana kondisi hujan tidak merata dapat terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat, imbuhnya. Ia juga mengatakan bahwa masyarakat perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, angin puting beliung, bahkan fenomena hujan es. (tribunjateng/rez)