140 RTLH Dapat Bantuan Rehab Rumah Rp11 Juta, 3 RTLH Peroleh Rp17,5 Juta

magelangekspres 23-09-20 02:35 nasional

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG Sebanyak 143 rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah Kabupaten Temanggung akan segera dipugar. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Temanggung menggelontorkan bantuan untuk pembangunan 143 rumah tersebut. Ketua Baznas Kabupaten Temanggung Djundardo mengatakan, bantuan akan diberikan langsung kepada penerima manfaat atau warga kurang mampu yang rumahnya masih belum masuk dalam kategori layak huni. Tentunya untuk warga kurang mampu, dan yang rumahnya masih tidak layak huni,terangnya, kemarin. Ia mengatakan bantuan RTLH yang disalurkan merupakan salah satu program dari Baznas dalam rangka untuk membantu pemerintah guna mengentaskan kemiskinan khususnya di Kabupaten Temanggung. Jumlah bantuan yang disalurkan yakni sebanyak Rp1.592.500.000, dengan rincian 140 orang masing-masing memperoleh Rp11.000.000 dan 3 orang mendapat masing-masing Rp17.500.000. Sebagian dari penerima manfaat RTLH ini akan dikerjakan saat TMMD, terutama warga yang tinggal di daerah yang akan dijadikan sebagai tempat pelaksanaan TMMD tahun ini, ungkapnya. Baca juga TMMD Targetkan Betonisasi Jalan 1.000 Meter dan RTLH Djundardo berharap, bantuan pemugaran RTLH ini memang menjadi salah satu program yang rutin dilaksanakan disetiap tahunnya. Dengan bantuan ini diharap bisa semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Rumah yang masuk kategori tidak layak bisa segera dipugar, supaya layak untuk ditempati sehingga sehat dan nyaman dihuni,harapnya. Disamping tasyaruf RTLH, juga ada beberapa program unggulan Baznas yakni beasiswa tuntas SLTA atau disebut dengan Bintang Baznas. Pada tahun 2020 ini Baznas membiayai 300 siswa dan bantuan pendidikan insidentil dari anak tingkat TK, SD, SLTP, dan SLTA bagi anak- anak yang tidak masuk beasiswa. Selain itu beasiswa Tafid Quran 30 juz sebanyak 60 anak. Bantuan kesehatan bagi orang miskin plesterisasi, bantuan modal kerja microfinance. Juga bantuan bagi masyarakat yang terkena dampak Covid-19. Bantuan air bersih,bencana kebakaran, bantuan bagi difabel berupa kursi roda, kaki palsu juga alat dengar bagi yang membutuhkan. Dana yang kita tasharufkan merupakan dana yang dikumpulkan dari warga masyarakat yang menyerahkan uang zakatnya ke Baznas. Diharapkan jumlahnya terus bertambah sehingga banyak program yang bisa digarap utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan kaum duafa, tandasanya.(set)