Ratusan Anak Gizi Buruk dapat Bantuan Baznas Temanggung

magelangekspres 26-09-20 02:15 nasional

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG Ratusan penderita gizi buruk menerima bantuanmakan berupa paket susu dari Badan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Temanggung. Bantuan ini diharapkan bisa mengurangi beban dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Ketua Baznas Temanggung Djundardo mengatakan, bantuan untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 115 anak balita gizi buruk dari keluarga miskin terdampak Covid-19 yang tersebar di 20 kecamatan. Untuk meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak-anak dibawah lima tahun, terangnya, kemarin. Dikatakan, bantuan makanan diterimakan senilai Rp2.500.000 sehingga total dana yang ditasharufkan Rp294.000.000. Satu paket berisi 3 box susu yang cukup dikonsumsi selama 3 bulan. Dengan bantuan susu tersebut diharapkan bisa memperbaiki kebutuhan gizi penerima sehingga badan dapat tumbuh kembang normal sehat dan cerdas, harapnya. Diutarakan bantuan PMT yang disalurkan tersebut, awalnya merupakan program Pengadaan Jambanaisasi (WC) dalam membantu tugas pemerintah untuk mendukung terwujudnya rumah sehat di Kabupaten Temanggung. Namun karena ada yang lebih mendesak maka Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung mengajukan perubahan kegiatan menjadi program PMT. Baca juga Ahli Gigi di Temanggung Tertangkap Basah saat Transaksi Obat Terlarang Program ini sebenarnya untuk jambanisasi rumah warga miskin, namun karena Covid-19 tidak dapat dilaksanakan, akhirnya dialihkan untuk tasharuf PMT, ujarnya. Pemberian bantuan dilaksanakan bekerjasama dengan Puskesmas dengan mendatangi langsung para penerima dikarenakan masih pendemi Covid-19. Yang belum memungkinkan untuk mengumpulkan penerima secara bersama-sama di satu tempat. Djundardo menambahkan disamping tasyaruf PMT, juga ada beberapa program unggulan Baznas yakni beasiswa tuntas SLTA atau disebut dengan bintang Baznas. Pada tahun 2020 ini Baznas membiayai 300 siswa dan bantuan pendidikan insidentil dari anak tingkat TK, SD, SLTP, dan SLTA bagi anak-anak yang tidak masuk beasiswa. Selain itu beasiswa Tafid Quran 30 juz sebanyak 60 anak, bantuan kesehatan bagi orang miskin plesterisasi, bantuan modal kerja produktif, bantuan air bersihdi musim kemarau, bencana kebakaran, bantuan bagi difabel berupa kursi roda, kaki palsu juga alat dengar bagi yang membutuhkan. Kasie Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Titik Zuliyati menjelaskan berdasarkan pendataan jumlah anak balita gizi buruk gizi di Kabupaten Temanggung mencapai 115 anak tersebar merata di 20 kecamatan. Pemkab Temanggung berupaya memberikan bantuan makanan diantaranya bekerjasama dengan Baznas. Diungkapkan akibat pandemi Covid-19 keberadaan Posyandu juga tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga kebutuhan gizi masyarakat kurang terpantau. Kita harapkan para kader Posyandu aktif turun lapangan memantau kondisi gizi keluarga miskin apa sudah tercukupi atau belum. Jika belum hendaknya segera dilaporkan kepada pemerintah supaya segera tertangani, pintanya. Salah seorang penerima bantuan Fitri menyampaikan, pandemi Covid-19 ini dampaknya sangat dirasakan oleh keluarganya, perekonomian keluarganya yang mengandalkan hasil dari buruh tani tidak bisa diandalkan lagi. Sangat bermanfaat bagi kami, selama ini pendapatan kami tidak menentu. Apalagi ditambah dengan adanya pandemi ini, ujarnya.(set)