Penyandang Disabilitas Intelektual Terancam Kurang Perhatian Selama Pandemi

detik 18-09-20 15:53 umum

Kediri - Penyandang disabilitas intelektual terancam kurang perhatian selama pandemi COVID-19. Maka Kementerian Sosial melalui Balai Besar Kartini Temanggung, melakukan jemput bola ke sejumlah daerah untuk memberikan pelayanan. Yang menjadi perhatian Balai Besar Kartini Temanggung yakni penyandang disabilitas, khususnya disabilitas intelektual. Disabilitas intelektual merupakan suatu kondisi di mana seorang anak memiliki masalah dengan fungsi intelektual dan fungsi adaptifnya. Berdasarkan data tahun 2018, di Kabupaten Kediri tercatat ada 5.000 lebih penyandang disabilitas. Sebagian besar belum mendapatkan pelayanan dan rehabilitasi. Baik dari pemerintah maupun dari swasta. Baca juga: Unesa Luncurkan Kamus Signalong Bagi Anak Disabilitas, Pertama di Indonesia Itu disebabkan kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang disabilitas. Terutama disabilitas intelektual. Sehingga penyandang disabilitas intelektual masih rentan. Mereka termarjinalkan dan rata-rata hidup dalam kemiskinan. Ditambah dengan pandemi COVID-19, semakin sulit bagi penyandang disabilitas intelektual dan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.