Cegah Gelombang Kedua Covid-19, Pemkab Temanggung akan Ambil Langkah Spesifik

magelangekspres 15-08-20 02:22 nasional

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq akan mengambil langkah spesifik agar tidak terjadi gelombang kedua peningkatan kasus Covid-19 di wilayahnya. Upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19 akan terus ditekan. Saya berharap tidak terjadi gelombang kedua di Temanggung, oleh karena itu Tim Gugus Tugas berusaha semaksimal mungkin untuk menekan penyebaran Covid-19 di Temanggung, harap Bupati. Ia mengatakan, salah satu langkah yang akan diambil yakni tidak akan mencabut dan bahkan akan semakin mempertegas pengendalian kegiatan masyarakat. Dengan harapan kedepan Covid-19 bisa terus ditekan penyebaran dan penularannya. Melalui pengendalian kegiatan masyarakat dan ajakan kita untuk menahan diri. Saya juga mengajak masyarakat agar tetap disiplin pada protokol kesehatan, kata Bupati. Dikatakan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 akan terus digerakkan terutama dalam hal pengendalian kegiatan masyarakat. Edukasi juga akan terus digiatkan kepada seluruh masyarakat yang ada di 20 kecamatan yang ada di kabupaten penghasil tembakau ini. Tidak hanya langkah-langkah spesifik saja, juga akan ada upaya khusus yang akan dilakukan antara lain, gugus tugas terus melakukan pemantauan dan melakukan evaluasi di lapangan. Kemudian tetap dilakukan swab dan rapid test. Dengan langkah-langkah seperti ini, masyarakat bisa semakin paham dan mengerti bagaimana pencegahan yang harus dilakukan oleh masyarakat, katanya. Bupati meminta agar masyarakat tidak serta merta mengabaikan protokol kesehatan terhadap pencegahan penyerbaran Covid-19. Dengan mematuhi protokol kesehatan ini maka penyebaran Covid-19 bisa terus ditekan. Jadi perlu kehati-hatian jangan kemudian kita mengabaikan protokol kesehatan, pintanya. Terkait dengan satatus Kabupaten Temanggung saat ini, pihaknya belum akan menurunkan ke status zona hijau, mengingat saat ini di sekitar Temanggung statusnya masih ada yang merah. Statusnya jangan dulu kita turunkan ke zona hijau, harus tetap waspada mengingat kabupaten-kabupten lain sekarang kasusnya juga banyak. Banyak zona merah di sekitar kita, jadi harus berhati-hati. Kalau kita cabut pengendalian kegiatan masyarakat nanti terjadi euforia di masyarakat malah lebih merugikan kita semua, katanya. (set)