Pasca Idul Adha, Populasi Domba di Temanggung Cukupi Kebutuhan

magelangekspres 10-08-20 02:25 nasional

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG Meskipun perayaan Idul Adha telah usai, namun populasi hewan ternak khususnya domba di Temanggung masih mencukupi kebutuhan. Bahkan cukup untuk memenuhi kebutuhan di Jawa Tengah. Populasi domba di Temanggung masih sangat mencukupi, populasi domba di Temanggung paling banyak di Jawa Tengah, kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Perikanan dan Peternakan, Kabupaten Temanggung Esti Dwi Utami, kemarin. Ia menyebutkan, saat ini populasi hewan ternak khususnya domba sebanyak kurang lebih 403.000 ekor, jumlah ini merupakan jumlah terbanyak se Provinsi Jawa Tengah. Memang saat perayaan Idul Adha lalu sudah banyak domba yang terjual, namun sebagian besar yang terjual untuk hewan kurban adalah domba jantan, jadi masih sangat aman, katanya. Namun katanya, untuk untuk populasi sapi masih kalah dengan dearah lainnya di Jawa Tengah. Saat ini populasi sapi di Temanggung kurang lebih hanya sekitar 45.000 ekor. Namun untuk memenuhi kebutuhan sapi di Temanggung masih sangat cukup. Untuk sapi memang belum mengalami peningkatan yang signifikan, tapi sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan di Temanggung. Kalau domba memang kita menjadi penyangga dari daerah lainnya seperti Magelang, Blora, Sukorejo, Weleri dan Jogjakarta, terangnya. Baca Juga Dua Kebakaran Rumah Dipicu Tungku Api Terkait dengan harga katanya, pasca perayaan Idul Adha ini memang harga hewan ternak khususnya domba dan sapi memang mengalami penurunan. Hanya saja turunnya tidak terlalu banyak. Harga tergantung besar dan kecilnya hewan, serta kualitas hewan itu sendiri. Biasanya domba yang sudah siap kurban harganya berkisar Rp2,5 juta hingga Rp3,5 juta. Untuk sapi dari harga Rp18 juta sampai Rp21 juta. Harga tertinggi memang saat Idul Adha lalu, sekarang sudah kembali normal. Kalau dibandingkan saat Idul Adha memang ada penurunan antara Rp150.000 hingga Rp200.000 per ekor. Sedangkan untuk harga sapi turun antara Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per ekor, katanya. Esti menambahakan, saat ini sebagian besar peternak di Temanggung masih setia berternak domba, sebab ketersediaan pangan di Temanggung sangat sangat banyak. Jadi memang masih banyak yang berternak domba, baik yang secara konvensional maupun modern, katanya. Ia berharap, kedepan peternak di Temanggung bisa semakin meningkatkan pola ternaknya, sehingga predikat sebagai penyandang populasi domba terbanyak di Jawa Tengah masih tetap terjaga. Kualitas domba dari Temanggung tidak kalah dengan daerah lainnya. (set)