Pandemi Bikin Peternak Ikan Air Tawar di Bantul Kesulitan Jualan

detik 04-07-20 23:00 ekonomi

Bantul - Mewabahnya COVID-19 membuat penjualan ikan air tawar di Dusun Sumberan, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Bantul menurun signifikan. Karena itu, Bupati Kabupaten Bantul meminta masyarakat untuk membeli ikan dari pembudidaya dibanding membeli di supermarket.Ketua Sekolah Lapang Mina Tegalijo, Anwar Ariyanto mengaku turunnya penjualan ikan terjadi sejak bulan Maret, tepatnya usai ditemukannya kasus positif COVID-19 pertama di Indonesia. Hal tersebut berlangsung hingga saat ini."Saat normal (sebelum COVID-19) rata-rata bisa sampai 1,5 kuintal per bulan. Nah, sekarang bisa membuang (menjual) 30 sampai 50 kilogram sudah bagus sekali mas," katanya saat ditemui di Sekolah Lapang Mina Tegalijo, Dusun Sumberan, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Sabtu (4/7/2020).Dia menjelaskan, penurunan itu karena berkurangnya permintaan dari pedagang. Sedangkan untuk ikan yang dijual seperti ikan nila, lele, ikan tombro hingga ikan bawal."Turunnya penjualan karena permintaan turun saat Corona dan itu membuat kita susah untuk membuangnya (menjual ikan air tawar)," ujarnya. Baca juga: Jelang New Normal, Bagaimana Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar? Lanjutnya, Sekolah Lapang Mina Tegalijo telah berdiri sejak tahun 2019. Dia menyebut, kelompoknya memiliki anggota puluhan orang dan puluhan kolam untuk membudidayakan ikan air tawar.Oleh karena itu, dia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mau membantu pihaknya. Terlebih banyak dari anggotanya yang menggantungkan hidup dari membudidayakan ikan air tawar."Harapannya ke depan semoga lebih mudah buangnya (jual) saja, apa lagi aktivitas perdagangan kan sudah dibuka lagi," ucapnya.Sementara itu, Bupati Kabupaten Bantul Suharsono mengapresiasi apa yang telah dilakukan Sekolah Lapang Mina. Menyoal kesulitan dalam menjual ikan, dia meminta agar masyarakat mulai membiasakan membeli ikan dari pembudidaya."Ke depan punya kolam diisi ikan, dan yang mau beli ikan bisa ke sini (pembudidaya ikan) dari pada di supermarket. Harapannya biar bisa mengurangi beban hidup masyarakat di tengah pandemi ini," ucapnya saat ditemui di Sekolah Lapang Mina Tegalijo. Baca juga: Jelang New Normal, Bagaimana Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar?Simak Video "Budidaya Ikan Air Tawar, Temanggung"