Baru Dapat Zona Kuning Corona, Pemkab Temanggung Sudah Berani Buka Tempat Wisata

tribunnews 03-07-20 17:56 nasional

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Kabupaten Temanggung pada Jumat (3/7/2020) ini telah selesai menjalankan kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). Tak diperpanjangnya PKM ini mengingat Kabupaten Temanggung sudah masuk dalam zona kuning. Juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung, Gotri Wijayanto mengatakan saat ini pihak pemerintah akan melakukan pengaturan kegiatan masyarakat. Suami Istri Kena OTT KPK, Satu Bupati, Satunya Ketua DPRD, Ini Daftar Harta Kekayaan Mereka Ibu Rumah Tangga di Solo Positif Corona, Riwayat Pergi ke Yogyakarta Naik Mobil Cuma Mampir Makan Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, 1 Keluarga Tewas Kecelakaan Tabrak Mobil, NMax dan Uang Terbakar Tokoh Tukang Ojek Pengkolan Tisna dan Yuli Disetop! Ini Penjelasan Aris Nugraha Sutradara TOP "Yang pertama kita sudah masuk zona kuning, kemudian kemarin hasil rapat gugus tugas kemarin disampaikan akan melakukan pengaturan kegiatan di maayarakat." "Intinya sudah tidak diperpanjang," tegas Gotri saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (3/7/2020). Ia menambahkan, dengan tidak diperpanjangnya PKM, maka sejumlahbkolasi wisata akan dibuka secara bertahap. Demikian juga mengenai kegiatan-kegiatan di masyarakat, seperti acara pernikahan akan mulai diijinkan kembali. Namun dengan syarat, harus dengan pengawasan protokol kesehatan ekstra ketat. Hanya saja, untuk kegiatan sekolah masih belum akan dibuka. Menurut Gotri hal tersebut nantinya berpedoman pada kebijakan Kemendikbud. Sebab, kurikulum pelajaran juga kebijakan langsung dari kemendikbud. "Kemudian membuka kran untuk kegiatan pariwisata, ataupun acara ngantenan, atau macam-macamlah," jelasnya. "Tapi semuanya tetap harus ada yang bertanggung jawab sebagai paniti, atau penguruslah yang mengatur terkait dengan protokol kesehatan." "Jadi tetap dalam pengawasan tim Gugus Tugas," katanya. Ia menekankan, dengan diperbolehkannya sejumlah kegiatan di masyarakat, pihak Gugus Tugas Kabupaten Temanggung akan melakukan upaya-upaya persuasif kepada masyarakat untuk taat pada protokol kesehatan agar tak memunculkan kasus baru. "Dan kita juga fokusnya sekarang adalah persuasif kepada masyarakat, semua kegiatan harus terstruktur." "Sehingga tidak menimbulkan penularan-penularan baru." "Terutama kita sekarang sudah masuk zona kuning," ucapnya. Dengan status zona kuning di Kabupaten Temanggung saat ini, kasus covid-19 belum sepenuhnya hilang dari Kabupaten Temanggung. Menurut Gotri, saat ini masih ada 11 pasien positif corona dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG). Kesebelas pasien ini menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing. "Yang positif ada 11 sampai hari ini, yang di rawat tidak ada." "Karantina mandiri semua." "Ada yang karantina di Kabupaten apabila tidak punya tempat," pungkasnya. Sementara itu, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih ada empat pasien, Orang Dalam Pengawasan (ODP) 28 orang, dan rapid test reaktif menunggu PCR Lab sebanyak 21 orang. Viral Wanita Penjual Rujak Mirip Incess Syahrini, Pembeli Membludak Omzet Naik Tajam Bupati Tiwi Hukum 51 PNS yang Mendukungnya Maju Pilkada Purbalingga 2020: Hanya Kena Sanksi Moral Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Siti Tewas Kecelakaan Ditabrak Truk di Purworejo, Sopir Kabur Kabupaten Sragen Diprediksi Kemarau Basah