Petani Temanggung rintis wisata hortikultura petik buah jambu

antarajateng 20-03-20 15:10 lain-lain

Temanggung (ANTARA) - Kelompok petani di Desa Karanggedong, Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, merintis kebun wisata hortikultura petik buah jambu. Salah satu pengelola kebun, Nur Sodikin di Temanggung, Jumat, mengatakan wisata petik langsung yang sudah berjalan saat ini adalah untuk buah jambu biji merah. Ke depan, katanya rintisan wisata hortikultura di lahan milik Pemkab Temanggung ini akan ditambah dengan berbagai tanaman sayuran yang semuanya organik. Ia menyebutkan permintaan jambu merah dalam beberapa pekan terakhir ini meningkat tajam seiring adanya pemberitaan bahwa mengkonsumsi jambu merah dapat mencegah paparan Covid-19. "Minggu lalu permintaan hingga dua ton. Selain minta dikirim, pembeli juga datang untuk memilik buah yang diinginkan. Kandungan jambu merah dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapat menangkap virus termasuk Covid-19," katanya. Baca juga: Pemkot Pekalongan rintis pembangunan taman wisata air Baca juga: Batang rintis pusat pelatihan naker kemaritiman Ia mengatakan pemasaran jambu merah selain lokal, adalah ke sekitar DKI Jakarta, Jateng, Jabar dan yang terbanyak ke Yogyakarta. Sodikin menyebutkan harga jambu biji merah sebelumnya sempat anjlok, namun kini berangsur naik dari Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram kini mencapai Rp5.000 per kilogram di tingkat petani. Seorang pengunjung Pentri warga Parakan Temanggung mengatakan berdasar penelitian buah jambu merah kaya vitamin dan zat lain yang dapat meningkatkan sistem imun tubuh, makanya dia bersama sejumlah tetangga datang ke kebun buah Karanggedong untuk membelinya. "Di kebun ini boleh memetik sendiri, kami pilih yang terbaik untuk dikonsumsi. Semoga tetap sehat," katanya. Ia mengatakan mereka yang terpapar virus corona (Covid-19) belum ada obatnya, sehingga langkah terbaik hanya meningkatkan sistem imun tubuh dan mengkonsumsi jambu merah salah satunya. Baca juga: Pemkab Batang rintis agrowisata jeruk