Pilih Sabun Batang atau Sabun Cair? Berikut Ini Kelebihan dan Kekurangannya

tribunnews 25-02-20 06:52 entertainment

TRIBUNJATENG.COM - Berkat kemajuan teknologi, sabun kini bisa dengan mudah ditemui di berbagai tempat penjualan. Sabun juga telah tersedia dalam beragam bentuk dan aroma yang bisa dipilih sesuai dengan selera masing-masing orang. Namun secara umum, sabun dapat dibagi menjadi dua jenis berdasarkan wujudnya, yakni sabun cair dan sabun batang. Fenomena Banyak Pelajar Pati dan Jepara Meninggalkan Rumah Demi Menjadi Anak Punk Jalanan Pantura Remaja Klaten Melakukan Seks dengan Jok Motor Berhias Pakaian Dalam Wanita Curian, Digrebek Warga Besok Masuk Bulan Rajab 2020, Ini Niat Puasa Rajab, Berapa Hari Dilaksanakan, dan Keutamaannya Jawaban Sugeng Pria Purwokerto saat Dijanjikan Mobil oleh Warga Belanda Agar Mau Jual Koleksinya Karena dari segi bentuk saja sudah berbeda, sabun cair maupun sabun batang jelas memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sabun cair vs sabun batang Melansir buku A-Z tentang Kosmetik (2013) karya Dewi Muliyawan dan Neti Suriana, sabun dikenal sebagai salah satu senyawa kimia tertua di dunia. Sejak zaman dahulu, sabun sudah digunakan sebagai kosmetik untuk membersihkan tubuh. Pada prinsipnya, sabun dibuat berdasarkan reaksi kimia dari pencampuran minyak dengan larutan yang bersifat basa (alkali). Jenis minyak yang umum digunakan untuk membuat sabun, di antaranya yakni: - Minyak sawit - Minyak kelapa - Minyak zaitun Sedangkan bahan alkali yang umum digunakan untuk membuat sabun, adalah: - Kalium hidroksida - Natrium hidroksida Jika dahulu lebih sering ditemukan hanya dalam wujud batangan, sabun kini hadir juga dalam bentuk cair. 1. Sabun cair Sabun cair pada umumnya tersedia dalam wadah yang tertutup atau dikemas khusus untuk menghindari kontak langsung dengan pengguna. Dengan begitu, sabun jenis ini diyakini lebih higienis dibanding sabun batang. Selain lebih higienis, sabun cair dianggap lebih mudah untuk digunakan. Apabila ingin dimanfaatkan, sabun jenis ini tinggal dituangkan secara manual atau menggunakan pompa yang tersedia dalam wadah. Namun sayang, harga sabun cair di pasaran cenderung lebih tinggi ketimbang sabun batang. Harga sabun cair bahkan bisa 5 kali lipat lebih mahal ketimbang harga sabun batang. Hal itu memang bisa jadi lumrah mengingat kurang efektifnya dari penggunaan sabun batang. 2. Sabun batang Sabun jenis ini diketahui harus disimpan dengan baik setelah dibuka dari bungkusnya. Apabila wadah penyimpanannya terkena air, maka lama-kelamaan sabun batang akan cepat habis. Selain itu, sabun batang dianjurkan hanya bisa digunakan oleh satu orang. Penggunaan sabun batang secara bergantuan tidak disarankan karena tidak higienis dan dianggap bisa menularkan penyakit dari orang satu ke orang lainnya. (*) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sabun Cair atau Sabun Batang, Mana yang Lebih Baik?" Saya Jengkel Disoroti Lampu Saat Tidur! Ucap Pembunuh Pria Penjaga Proyek Gilingan Batu di Kendal Ahmad Dhani dan Maia Estianty Berpelukan di Indonesian Idol, Ari Lasso dan Anang Tertawa Bahagia Kegarangan 7 Anggota Geng Motor Sari Ayam Temanggung Mendadak Lenyap Ketika Didatangi Polisi Ular Piton di Bawah Jembatan Tegalsari Semarang Resahkan Warga, Bersarang Dekat Stok Wirok