Benarkah Cairan yang Keluar Sebelum Sperma Bisa Sebabkan Kehamilan?

tribunnews 25-02-20 01:02 health

TRIBUNJATENG.COM - Saat suami-istri melakukan foreplay atau pemanasan, sang istri bisa memproduksi pelumas alami yang membuat pengalaman bercinta semakin menyenangkan. Pria ternyata juga bisa mengeluarkan cairan yang keluar sebelum sperma. Apakah cairan yang keluar sebelum sperma bisa menyebabkan kehamilan? Remaja Klaten Melakukan Seks dengan Jok Motor Berhias Pakaian Dalam Wanita Curian, Digrebek Warga Reaksi Ahmad Dhani saat Bertemu Maia Estianty di Indonesian Idol Bikin Penonton Heboh Jawaban Sugeng Pria Purwokerto saat Dijanjikan Mobil oleh Warga Belanda Agar Mau Jual Koleksinya Saya Jengkel Disoroti Lampu Saat Tidur! Ucap Pembunuh Pria Penjaga Proyek Gilingan Batu di Kendal Banyak yang mengajukan pertanyaan itu. Padahal, warna cairannya yang bening, menandakan bahwa itu bukanlah sperma. Namun, apakah kehamilan tetap bisa terjadi, jika cairan itu masuk ke dalam vagina? Cairan yang keluar sebelum sperma adalah cairan pra-ejakulasi. Sebenarnya, cairan yang keluar sebelum sperma ini tidak mengandung sperma. Namun ternyata, sperma bisa tumpah ke dalamnya. Fungsi cairan pra- ejakulasi ini sama seperti cairan yang diproduksi oleh vagina, saat berhubungan seksual, yakni menjadi pelumas yang diproduksi oleh kelenjar di dalam penis. Cairan ini diproduksi sebelum ejakulasi terjadi. Ketika cairan ini keluar dari penis, bisa saja sperma ikut keluar bersamanya. Faktanya, sebuah studi di tahun 2016, menemukan bahwa sekitar 17% cairan pra-ejakulasi milik para responden, ternyata mengandung sperma. Sementara itu studi lainnya membuktikan, dari sekitar 27 sampel pra-ejakulasi, 37% di antaranya mengandung sperma. Jadi, apakah cairan yang keluar sebelum sperma bisa mengakibatkan kehamilan? Jawabannya, bisa. Biasanya, untuk menghilangkan sperma cairan pra-ejakulasi, para pria buang air kecil terlebih dahulu, sebelum melakukan hubungan seksual. Namun, tidak ada yang bisa menjamin, tidak ada sperma dalam cairan pra-ejakulasi, setelah pria buang air kecil. Cairan yang keluar sebelum sperma muncul tanpa disadari Berbeda dari ejakulasi, para pria tidak bisa mengontrol waktu keluarnya cairan pra-ejakulasi dari penis. Dengan kata lain, cairan pra-ejakulasi ini akan keluar dengan sendirinya, tanpa disadari. Walaupun bertindak sebagai pelumas, bukan tidak mungkin bahwa cairan pra-ejakulasi tidak mengandung sperma. Ketika pasangan suami-istri melakukan hubungan seksual tanpa kondom, cairan yang keluar sebelum sperma ini bisa masuk ke dalam vagina, sambil membawa sperma. Anda maupun pasangan, tidak akan menyadarinya. Bagaimana cara menghindari kehamilan akibat cairan pra-ejakulasi? Mencabut penis dari vagina, bahkan sebelum ejakulasi, tidak bisa mencegah cairan pra-ejakulasi menyebabkan kehamilan. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, baik Anda maupun istri tidak akan menyadari bahwa cairan tersebut sudah masuk ke dalam vagina, sambil membawa sperma yang ternyata menumpang cairan pra-ejakulasi. Jika memang Anda dan istri tidak sedang merencanakan kehamilan, ada baiknya menggunakan beberapa metode kontrasepsi berupa: - Kondom - KB spiral atau intrauterine device (IUD) - Pil KB - Pil kontrasepsi darurat (the morning after pill) setelah berhubungan seks tanpa pengaman Beberapa metode kontrasepsi di atas, bisa mencegah dan menurunkan risiko kehamilan tak diinginkan, akibat masuknya cairan pra-ejakulasi yang mengandung sperma, ke dalam vagina. (*) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cairan yang Keluar Sebelum Sperma Bisa Bikin Hamil, Benarkah?" Setelah Ditunggu Alasan Kenapa Musim Hujan Kok Susur Sungai, Ini Jawaban Pembina Pramuka dan Kepsek Kegarangan 7 Anggota Geng Motor Sari Ayam Temanggung Mendadak Lenyap Ketika Didatangi Polisi Heboh! Bermaksud Ingin Tularkan Virus Corona, 3 Remaja di Singapura Sengaja Ludahi Tombol Lift Siapa Pemilik Daya Ledak Serangan Menakutkan? Adu Tajam Lini Depan Persib, Persija dan Persebaya