Upaya Rush Money Nasabah BKK Pringsurat Gagal

magelangekspres 15-02-20 04:10 nasional

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG Upaya nasabah BKK Pringsurat untuk menarik uang mereka secara besar-besaran (rush money) di lembaga keuangan berpelat merah tersebut gagal dilakukan. Meski demikian nasabah bisa saja mengambil uang milik mereka yang berada di bank lainnya. Bisa saja nasabah langsung mengambil semua uang milik mereka yang disimpan di bank-bank lainnya di Temanggung, karena uang yang mereka andalkan dari BBK Pringsurat tidak bisa dicairkan, ungkap Koordinasi Nasabah BKK Pringsurat Joko Yuwono, kemarin. Joko mengatakan, selama tiga tahun terakhir ini, sejak BKK Pringsurat terlilit masalah korupsi. Nasabah sudah berusaha untuk bersabar untuk mencairkan uang mereka. Hanya saja kesabaran juga ada batasnya, apalagi jika terdesak kebutuhan. Sudah tiga tahun nasabah bersabar, namun tidak ada kejelasan atau solusi yang pasti dari pemilik BKK Pringsurat, ujarnya. Baca Juga Video Penganiayaan Siswi SMP di Purworejo Hebohkan Media Sosial Menurutnya, tidak sedikit nasabah BKK Pringsurat yang memiliki dana di lembaga keuangan atau bank lainnya di Temanggung ini, jika kondisinya sudah mendesak dan sangat butuh. Maka mereka dipastikan akan menarik uang mereka. Kalau yang digadang-gadang dari BKK Pringsurat tidak kunjung cair, salah satu jalannya ya harus mencairkan dana mereka yang di lembaga keuangan lainnya, ujarnya. Tidak hanya itu saja, menurutnya, saat ini nasabah juga belum mendapatkan informasi yang jelas terkait nasib uang mereka yang ada di BKK Pringsurat. Pemerintah sebagai pemilik dari BKK Pringsurat juga belum ada langkah pasti untuk menyelesaikan permasalahan di BKK Pringsurat. Memang sudah ada sedikit solusi di awal tahun 2019 lalu, sebagian nasabah juga sudah mendapatkan uang mereka, namun ternyata sekarang tidak jalan lagi, katanya. Sebelumnya Joko juga menyampaikan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap badan keuangan milik pemerintah akan menurun, apalagi jika pemerintah tidak segera menyelesaikan permasalahan tersebut. Sangat mungkin terjadi, berita terkait dengan masalah BKK Pringsurat ini sudah terdengar semua lapisan masyarakat, rasa keraguan pasti akan muncul ketika ditawari untuk berinvestasi di lembaga keuangan milik pemerintah, tuturnya. Naswadi salah satu nasabah BKK Pringsurat menambahkan, selama ini dirinya masih sangat berharap uang miliknya yang disimpan di BKK Pringsurat bisa segera dicairkan. Pasalnya uang yang disimpan itu akan digunakan untuk membangun rumah. Saya sudah lebih dari sepuluh tahun menabung sedikit demi sedikit untuk membangun rumah, tapi saat akan saya ambil sudah tidak bisa lagi, padahal uang di BKK itu hanya satu-satunya harapan. Harapan saya bisa segera dicairkan, tuturnya. (set)