Suasana di Pantai Sendang Asih Kendal Serasa di Pegunungan

tribunnews 22-01-20 22:50 travel

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Ada objek wisata alam di Kendal yang menarik, selain pegunungan dan curug-curug serta rafting, yaitu Pantai Sendang Asih. Berbeda dengan pantai-pantai lain, Pantai Sendang Asih rindang dengan pepohonan cemara di sepanjang pantai tersebut. Meski cuaca mendung dan ombak tinggi, masih banyak pengunjung yang memilih Pantai Sendang Asih sebagai destinasi liburan akhir pekan. Di bawah rindang pohon cemara, para pengunjung menikmati semilir angin dan debur ombak. Pantai yang berlokasi di Desa Sikucing Kecamatan Rowosari Kendal ini mulai dipromosikan pada tahun 2012 dan aktif dibuka sekitar tahun 2013. Pada hari-hari biasa, yaitu Senin hingga Kamis jumlah pengunjung mencapai kurang lebih 150-200 wisatawan dan akan lebih ramai lagi saat akhir pekan. Menurut seorang penjaga pantai, Totok Ariyanto (28), sejauh ini pengunjung sudah mencapai ribuan terutama di hari-hari libur nasional. Pengunjung biasanya berasal dari daerah sekitar Kendal, Purworejo, Temanggung dan Semarang. "Jika libur panjang atau akhir pekan suasana pantai makin ramai," kata Totok, awal Januari 2020. Di sepanjang pantai tersebut, terdapat beraneka fasilitas seperti rumah pohon, tempat duduk, dan hammock yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk bersantai sekaligus menjadi spot foto menarik. Totok menambahkan, fasilitas ini dibangun oleh pegawai pantai bersama sejumlah pemuda desa. Pantai dibuka untuk umum mulai pukul 05.30 hingga 20.00 WIB. Bahkan ada juga pengunjung yang datang sejak pukul 05.00 pagi hanya untuk menyaksikan matahari terbit (sunrise). Untuk menuju pantai ini, pengunjung dari Kota Semarang bisa lewat jalur alteri Kendal maupun jalur Kaliwungu Kota. Nantinya pengunjung akan sampai di jalan Pantura Weleri, lalu lewat Kecamatan Rowosari menuju ke jalur Sendang Sikucing. Sebelum mencapai Sendang Sikucing terdapat petunjuk arah menuju ke Pantai Sendang Asih. Bagi wisatawan yang kesulitan bisa melihat plang yang ada sebagai petunjuk jalan. Selain airnya yang bersih, selama perjalanan menuju pantai pengunjung juga akan disuguhi pemandangan sawah yang menyegarkan mata. Manajer Pengelola Lapangan Pantai Sendang Asih, Agus Ikhsan (34), mengatakan hal ini tidak terdapat di tempat-tempat lain. Berdekatan dengan pantai, padi dan pepohonan lain dapat tumbuh dengan subur. "Airnya bersih karena jauh dari pemukiman dan nelayan. Keunggulannya lagi kan dekat sawah jadi bisa lihat padi (tumbuh) dengan subur," tutur Agus. Jika musim hujan, jalan menuju pantai sejauh 400 meter akan sedikit becek karena masih berupa tanah. Tak jauh dari Pantai Sendang Asih juga terdapat dua pantai lainnya, yaitu Pantai Sendang Sikucing dan Pantai Cahaya. Lokasinya persis setelah Pantai Sendang Asih. Bagi wisatawan yang ingin cicipi wisata kuliner tersedia pecel, soto, mie ayam dan bakso. Sedangkan untuk seafood dapat dipesan terlebih dahulu. Tiket masuk ke Sendang Asing hanya Rp 5 ribu per orang. (tribunjateng/mahasiswa UIN magang/wid)