Pemkab Temanggung Kucurkan Rp 6 M Bantuan Hibah Kelompok Kesenian

krjogja 13-01-20 21:10 nasional

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Pemerintah Kabupaten Temanggung menganggarkan dana bantuan hibah sebesar Rp 6,44 miliar di APBD kabupaten 2020 untuk 198 kelompok kesenian. Besaran bantuan bervariasi disesuaikan dengan tingkat kebutuhan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung Eddy Cahyadi mengatakan total bantuan hibah tahun 2020 lebih besar dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah Rp 1,11 miliar untuk 72 kelompok kesenian. "Bantuan hibah dari dana dan kelompok kesenian yang menerima meningkat, lebih dari 100 persen," kata Eddy, Senin (13/1). Dikatakan bantuan dikhususkan pada sarana dan prasarana kesenian, seperti seragam, kostum, alat musik dan gedung pementasan. Bantuan ini dilarang untuk penyelengaraan even. Pengadaan diwujudkan materi agar dapat berkelanjutan dalam pelestarian dan pengembangan kesenian. Nominal bantuan, dikemukakan, bervariasi antara Rp 7 juta, Rp 10 juta, Rp 30 juta bahkan ada Rp 70 juta untuk satu kelompok kesenian. Besarnya bantuan disesuaikan kebutuhan setelah mendapat verifikasi dari tim yang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Kepala Bidang Kebudayaan Didik Nuryanta menambahkan syarat kelompok penerima bantuan hibah diantaranya terdaftar di Pemkab Temanggung, aktif atau eksis, membutuhkan sarpras yang diajukan dan sanggup menjaga melestarikan dan mengembangkan kesenian sesuai yang diajukan. "Kami mengatur agar semua kebagian, kelompok kesenian tidak boleh mengajukan bantuan hibah secara berurutan. Ini kami atur untuk memenuhi asas keadilan," katanya. Disampaikan di Temanggung terdapat sekitar 757 kelompok kesenian yang terregistrasi di pihaknya, sementara kelompok kesenian yang belum teregistrasi atau belum terdaftar mencapai ribuan. Mayoritas kesenian tersebut adalah kuda lumping atau jaran kepang, diikuti topeng ireng, rabana, kethoprak dan angguk. "Kelompok kesenian yang langka seperti cengklungan, bangilon, dan gatholoco juga mendapat bantuan hibah. Hanya saja karena kuda lumping jumlahnya besar sehingga paling banyak. Mereka yang banyak mengajukan," katanya. Dia mengatakan bantaun hibah terus meningkat dalam dua tahun terakhir. Dahulu hanya dianggarkan seratusan juta untuk puluhan kelompok kesenian, namun kini telah miliaran. Diharapkan pada tahun mendatang bisa lebih besar dan kelompok kesenian penerima lebih banyak, serta kelompok kesenian penerima dapat memanfaatkan sesuai keperuntukkan, agar seni budaya di Temanggung bisa berkembang dan mendukung pariwisata. (Osy)