Warga Purworejo yang Terdampak Bendungan Bener Terima Sembako Murah

magelangekspres 09-12-19 02:58 nasional

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO Ratusan warga terdampak pembangunan Bendungan Bener Kabupaten Purworejo mendapatkan paket sembako murah dalam Pasar Murah yang digelar salah satu perusahaan BUMN selaku pelaksana proyek pembangunan, PT Waskita Karya (Persero), Sabtu (7/12). Pasar murah dalam rangkaian HUT ke-59 PT Waskita Karya itu berlangsung di objek wisata Bukit Seribu Besek Desa Guntur Kecamatan Bener. Hadir antara lain Camat Bener Agus Widiyanto SIP MSi, Kapolsek Bener AKP Bambang Sulistyo, serta Danramil Bener Kapten Inf Sutrisno. Senior Vice President (SVP) Risk Management Waskita Karya, Ratna Trisnaningrum, menyebut bakti sosial merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Ada sekitar 590 warga dari Desa Guntur dan Karangsari Kecamatan Bener sebagai penerimanya. Kami ingin berbagi dengan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan proyek, sebutnya. Baca juga Jaringan Pengedar Ganja Di Temanggung Terbongkar Menurutnya, Pasar Murah menjadi rangkaian 59 tahun PT Waskita Karya yang jatuh pada tanggal 1 Januari 2020 mendatang. Selain di Guntur, bakti sosial juga dilaksanakan di Wates Kulonprogo, Way Sekampung Lampung, dan Cibitung Cilincing Jakarta. Waskita juga menggelar bakti pendidikan dan bakti pesantren di kawasan proyek. Kegiatan bakti pendidikan dilakukan dengan membangun Laboratorium Matematika di SMP 19 Purworejo, katanya. Dalam pasar murah itu, warga penerima dapat memperoleh paket sembako senilai Rp100 ribu hanya dengan menebus Rp10 ribu. Namun, Waskita tidak akan mengambil uang hasil penebusan sembako. Hasilnya semua digunakan untuk membantu masjid di Desa Guntur, tentu kami akan berkoordinasi dengan masyarakat, jelasnya. Lebih lanjut diungkapkan bahwa pemilihan Bendungan Bener sebagai lokasi pasar murah tidak terkait dengan kerusakan rumah yang timbul akibat proses peledakan atau blasting. Pekerja Waskita memang telah melakukan peledakan bukit untuk membuka akses masuk menuju lokasi tapak bendungan. Baca Juga Diduga Serangan Jantung, Seorang Pria di Magelang Tewas di Aliran Irigasi Proses itu menyebabkan sekitar 234 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan akan diperbaiki sesuai kesepakatan. Bakti sosial di Guntur tidak ada kaitannya dengan dampak blasting, kami sudah rencanakan sejak lama, ungkapnya. Kepala Desa Guntur, Mukholip, mengapresiasi adanya aksi sosial tersebut. Menurutnya, Desa Guntur yang memiliki 1.500 Kepala Keluarga merupakan zona merah. Jelaslah bahwa kegiatan pasar murah ini sangat dinanti oleh warganya. Semula hanya 290 paket. Tapi karena kami mengajukan tambahan sehingga menjadi 590 paket sembako yang dibagikan, katanya. (top)