BPBD Temanggung Masih Droping Air Bersih

krjogja 14-11-19 19:36 nasional

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Meski telah memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung masih droping air bersih di 20 desa di lima kecamatan, karena masih kekeringan. Plt Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Temanggung Gito Walngadi mengatakan kecamatan yaang masih mendapat droping air bersih adalah Tlogomulyo, Selopampang, Kandangan, Kaloran dan Candiroto. "Kami masih droping, karena warga masih kesulitan air bersih. Kami droping hingga tidak ada yang alami kesulitan air bersih," katanya kepada KRJOGJA.com , Kamis (14/11/2019). Dia mengatakan sejak 17 Juni hingga saat ini telah droping air bersih sebanyak 1240 tangki di 12 kecamatan. Titik yang masih mendapat droping diantaranya SMPN 2 Selopampang, Dusun Dampit, Bogem, Gentan dan Ngadisepi. Dia tidak mengetahui hingga kapan di daerah tersebut masih membutuhkan droping air bersih. Diharap hujan dapat turun merata dan intensif sehingga sumber mata air kembali normal. Gito mengatakan armada droping air bersih yang dikerahkan tinggal tiga armada, yakni BPBD dua unit dan PDAM satu unit. Mobil dari PMI, Dinas Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah ditarik seiring berkurangnya daerah yang harus didroping. "Tiap titik mendapat droping dua atau tiga hari sekali," katanya. Dikemukakan anggaran untuk droping selain menggunakan dana CSR dari sejumlah perusahaan daerah dan perusahaan swasta juga dari APBD Temanggung. Penggunaan dana dari CSR terlebih dahulu baru kemudian APBD dan diperkirakan masih memenuhi. (Osy)