Wajah Baru Candi Sembadra Dieng Usai Direstorasi, Yuk Bandingkan!

tribunnews 14-11-19 16:28 travel

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Candi Arjuna Desa Dieng Kulon, Batur Banjarnegara akan disuguhi pemandangan berbeda. Dalam beberapa bulan terakhir ini, pengunjung mungkin bertanya-tanya terkait aktivitas pemugaran satu di antara candi di komplek Candi Arjuna. Pemandangan sebagian tubuh candi itu sempat terhalang bambu-bambu atau kayu penyangga candi selama proses pemugaran. Candi yang dipugar itu tak lain adalah Candi Sembadra. Kini pengunjung bisa menyaksikan Candi Sembadra dengan tampilan baru. Caption kondisi candi Sembadra di era kolonial (Istimewa) Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng melakukan restorasi Candi Sembadra sejak Mei 2018 lalu. Pekerjaan itu baru selesai pada minggu kedua November 2019 ini. Restorasi bukanlah hal baru. Banyak candi yang bisa disaksikan masyarakat kini adalah hasil restorasi. Pasalnya, peninggalan yang berusia ribuan tahun itu tak jarang ditemukan dalam kondisi rusak atau tidak utuh lagi, bahkan runtuh. Candi Sembadra Dieng pun demikian. Menurut Kepala UPTD Objek Wisata Dieng Dinas Pariwisata Banjarnegara Aryadi Darwanto, Candi Sembadra saat ditemukan pertama kali dalam kondisi rusak atau retak-retak. Belanda sempat melakukan restorasi candi itu sehingga kondisinya lebih baik. "Itu kan sempat dipugar Belanda dulu,"katanya Upaya restorasi dilanjutkan pemerintah Indonesia kemudian. Aryadi mengatakan, ada bagian tertentu pada atap atau kemuncaknya yang tidak utuh lagi atau patah. Bagian dinding candi juga sedikit retak. Sehingga pemerintah merasa perlu melalukan restorasi. Pekerjaan itu dilakukan oleh tukang khusus berpengalaman yang biasa merestorasi candi. Pekerja harus mereka ulang bentuk atap berdasarkan denah yang ada. Bukan pekerjaan yang mudah tentunya. Tetapi ia yakin, karena dilakukan secara profesional, hasil restorasi bisa dipertanggungnawabkan dan sesuai harapan. Restorasi ini dilakukan sekaligus sebagai usaha untuk mencegah kerusakan semakin parah. Pemasangan kemuncak candi Sembadra hasil restorasi BPCB Jateng (Istimewa) "Setelah dari Dieng, pekerja sekarang berlanjut ke situs Liyangan Temanggung,"katanya Dengan wajah barunya, keberadaan Candi Sembadra ini diharapkan bisa menjadi daya tarik baru objek wisata candi Dieng. Terlebih, Candi Sembadra ini memiliki keunikan tersendiri di banding candi-candi lain di dataran tinggi Dieng. Candi Sembadra satu-satunya candi di Dieng dengan pola denah segi delapan. Karenanya, bentuk tubuh dan atap candi berbeda dengan candi lain pada umumnya yang berdenah segi empat. Arsitekturnya pun menarik, lebih tambun dibanding candi lain di sekitarnya yang lebih ramping. Sembadra dalam jagad pewayangan digambarkan sebagai sosok putri cantik, lemah lembut dan patuh pada suami. Ia adalah satu di antara istri Arjuna yang dikenal beristri banyak. (*)