Ratusan Keluarga di Sikatok Kesulitan Air Bersih

magelangekspres 11-09-19 03:15 nasional

WONOSOBO Dampak musim kamarau mulai terasa di Kabupaten Wonosobo. Ratusan keluarga di Dusun Sikatok, Desa Sigedang, Kecamatan Kejajar mengalami kekurangan air bersih. Dropping air mulai mengalir ke dusun yang berada di kaki Gunung Sindoro itu. Kami mulai menyuplai 10 ribu liter ke Dusun Sikatok. Sejak empat hari lalu, mereka sudah mengeluhkan kekurangan air bersih, dampak musim kemarau, ungkap Sekretaris BPBD Wonosobo, Sumarno kemarin. Menurutnya, Dusun Sikatok merupakan dusun tertinggi yang berada di kaki Gunung Sindoro dan berbatas langsung dengan Kabupaten Temanggung. Minim mata air, dan belum terakses aliran PDAM, pada musim kemarau tahun ini menjadikan dusun tersebut mengalami kesulitan air bersih. Pada surat permohonan bantuan air bersih dari desa jumlahnya untuk 86 KK. Namun, saat kami assesment ulang dan dikonfirmasi ternyata ada 100 KK yang mengalami kekurangan air bersih, sehingga pasokan kita tambah, katanya. Dijelaskan, ratusan KK yang mengalami dampak kekeringan di Dusun Sikatok, Desa Sigedang tersebut berada di dua RT, yaitu di RT 15 dan 16. Untuk mengatasi kekurangan air bersih tersebut, pihak BPBD Wonosobo melakukan dropping air bersih. Pasalnya, menurutnya, ketersediaan air bersih di dusun tersebut sudah mulai kritis. Kita sudah melakukan dropping air bersih ke dusun tersebut sejak Kamis lalu. Setiap harinya kita kerahkan 2 tangki air yang berisi 10.000 liter untuk memenuhi kebutuhan air bersih, bebernya. Ia menambahkan, berdasarkan keterangan warga sekitar sudah terdapat bak penampungan yang dulu pernah dibangun, namun sekarang airnya sudah tidak mengalir. Sehingga BPBD Wonosobo dalam pendistribusian air ini langsung mengalirkannya ke bak penampungan yang sudah terpasang instalasi pipa ke rumah warga. Kita berharap bantuan atau dropping air bersih ini mampu membantu warga yang mengalami kesulitan mengakses air bersih, ujarnya. Pihaknya juga meminta kepada warga yang mengalami kekurangan air bersih selama musim kemarau ini untuk melaporkannya ke BPBD. Sehingga pihaknya bisa segera melakukan droping air bersih. Bagi warga yang mengalami kekurangan air bersih silahkan lapor ke kami melalui kepala desanya. Nanti akan kita langsung tindaklanjuti. Kita juga membuka kerjasama dengan sektor yang lain, baik itu ormas, lembaga atau swasta untuk membantu warga yang kekurangan air, pungkasnya. (gus)