Wow, Bupati Temanggung lantik pejabat tinggi pratama di desa

antarajateng 13-08-19 18:41 lain-lain

Temanggung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Temanggung di bawah kepemimpinan Bupati M Al Khadziq melakukan terobosan baru dalam melantik pejabat tinggi pratama dengan menggelar pelantikan di kawasan perdesaan, tidak di lingkungan sekretariat daerah setempat.. "Mengapa pelantikan ini tidak dilakukan di Graha Bhumi Phala atau di Pendopo Pengayoman yang gedungnya bagus, hal ini untuk menegaskan kepada masyarakat bahwa Pemkab Temanggung berorientasi pada desa," katanya di Temanggung, Jawa Tengah, Selasa. Ia menyampaikan hal tersebut usai melantik 19 pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemkab Temanggung di halaman SD Negeri Sucen, Kecamatan Gemawang. Ia menuturkan mengapa pelantikan harus dilakukan di tempat yang jauh di perdesaan, salah satu tujuannya adalah untuk menegaskan kepada seluruh masyarakat bahwa Pemkab Temanggung berorientasi pada desa, berorientasi pada klien yaitu masyarakat yang kebanyakan tinggal di desa. Baca juga: Kepala SMKN & camat jadi pejabat eselon II Pemprov Jateng "Jadi ini penegasan, memang tidak banyak yang kita lakukan di desa ini, justru kita lebih banyak merepotkan, sekolah libur, kepala desa juga tidak beraktivitas apa-apa karena 2-3 hari ini lembur melakukan persiapan dan para perangkat desa kerja bakti bersih-bersih," katanya. Ia mengatakan Pemkab Temanggung berorientasi pada desa sehingga dia mengajak para pejabat untuk turun ke desa untuk melihat realitas kehidupan masyarakat di desa. "Apa yang kurang mari kita susun dalam perencanaan dan program pemerintah. Kalau masyarakat desa senang maka Pemkab Temanggung dan para pejabatnya juga senang, kalau masyarakat desa susah maka pemkab dan para pejabat juga semestinya merasakan susahnya," katanya. Baca juga: Wali Kota Magelang minta pejabat inovatif dan kreatif Ia menyampaikan kalau malaksanakan pelantikan di Graha Bhumi Phala atau Pendopo Pengayoman sudah biasa, tetapi ini mencoba suasana baru, udaranya sejuk, hijau, pemandangannya luas, dan hal ini juga penegasan bahwa antara pemerintah dengan masyarakat sesungguhnya satu dan tidak ada jarak. "Kami berharap dengan cara seperti ini nanti semua program, semua perencanaan yang dilakukan pemerintah betul-betul nyambung dengan hati nurani masyarakat, betul-betul nyambung dengan kepentingan dan perasaan masyarakat pada umumnya," katanya. Pelantikan/pengukuhan dan pengambilan sumpah sumpah/janji jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut diikuti 19 pejabat pimpinan tinggi pratama.