Siswa SMP Tewas Kecelakaan, Bus Sempat Dikejar Hingga 500 meter tidak Merasa Melindas

tribunnews 13-08-19 13:30 nasional

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Siswa kelas 1 SMP meninggal dunia dalam kecelakaan bus dengan plat nomer AD1417FG dengan sepeda motor berplat nomer H3319ANW , Sabtu (10/8) lalu sekitar pukul 20.45 WIB (Malam hari Raya Kurban) di Jalan Urip Sumoharjo, Mangkang, Tugu, Kota Semarang. Kapolsek Tugu AKP Didi Dewantoro mengatakan, pada saat itu pihaknya sempat mengejar bus terkait karena terus bergerak meneruskan perjalanan. "Memang sempat dilakukan pengejaran bus karena tidak berhenti terus jalan. Tapi tidak begitu jauh sekitar 500 meter tersusul," tuturnya, Senin (12/8/2019). Alasan sang sopir bus yang diketahui bernama Ari Rus Sumanto asal Wonogiri mengaku tidak berniat untuk kabur namun tidak melihat dan tidak merasa menabrak atau terlibat dalam sebuah kecelakaan. "Alasannya tidak berhenti karena merasa tidak menabrak jadi terus jalan karena kecelakaan berada di samping bus," lanjut Didi. Lebih lanjut, kecelakaan yang terjadi kala itu menewaskan 1 orang di tempat. Adapun kronologinya, bus dengan nomer polisi AD1417FG dan sepeda motor nopol H3318ANW berjalan dari arah barat ke timur. Keduanya bersenggolan sehingga mengakibatkan sepeda motor yang dikendarai 2 orang terjatuh. Pembonceng yakni laki-laki tanpa identitas diduga masih sekolah SMP terjatuh dan terlindas roda belakang bus. Adapun pengendara yang diketahui bernama Hendri Yulianto kelahiran Temanggung dalam keadaan selamat hanya luka ringan. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUP Dr Kariadi Semarang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Kapolsek Tugu pun mengimbau kepada anak-anak khususnya orangtua anak agar tetap memperhatikan dan mengawasi apa yang dilakukan anak masing-masing. Tak lupa ia berpesan kepada para pengendara truk, bus maupun kendaraan besar lainnya untuk lebih berhati-hati dalam mengendarai di jalanan. "Untuk orang tua yang memiliki putra putri masih belum cukup usia yaitu 17 tahun jangan mudah memberikan sepeda motor, jangan bangga mempunyai anak bisa naik motor tetapi kecewa setelah memberikan motor karena mengalami kecelakaan. Juga kepada pengendara roda 4 baik bus, truk ataupun roda 4 lainnya hati-hati jaga jarak terutama saat mendekati u turn (belokan) agar mengurangi kecepatan dan beri kesempatan kepada pengendara sepeda motor yang mau putar arah," pungkas Kapolsek Tugu. (Sam)