FSS 2019 Gelar Berbagai Even Budaya

krjogja 14-06-19 02:50 nasional

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Pemerintah Kabupaten Temanggung dan Pemkab Wonosobo menggelar festival Sindoro - Sumbing (FSS) untuk melestarikan seni budaya dan menghibur masyarakat. Festival diikuti seniman dari kawasan setempat dan sejumlah daerah lain seperti Yogyakarta. Kabag Humas Setda Pemkab Temanggung Witarso Saputro mengatakan festival Sindoro - Sumbing merupakan even kolaborasi antara pemerintah Kabupaten Temanggung dengan Kabupaten Wonosobo. " Festival Sindoro Sumbing baru pertama kali dilaksanakan dan rencananya akan menjadi acara tahunan," kata Witarso, Kamis (13/6/2019). Dia mengatakan FSS 2019 merupakan sebuah rangkaiaan acara budaya, seni, upacara, dan ritus hasil koloborasi. FSS diawali dengan lomba Jaran Kepang yang diikuti sekitar 18 kelompok kesenian pada Minggu (9/6/2019) di alun-alun. Pada Minggu (16/6/2019) digelar ngopi di Papringan Ngadiprono dan sarasehan Budaya, Selasa (25/6/2019) di Dusun Lamuk Gunung, Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo. "Pada sarasehan ini untuk menggali konsep pelestarian dan pengembangan jaran kepang sebagai identitas kebudayaan daerah yang dapat memberikan dampak sosial ekonomi masyarakat," katanya. Dikatakan even lainnya adalah workshop Kostum Jaran Kepang (26-27/6/2019) di Dusun Lamuk Gunung, Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo. Pre-Event JiFolk (6/6/2019) di Segowok Art Center, Dusun Ngadiprono, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kedu dan JiFolk (12-14/6/2019) di Alun-alun Temanggung, serta sendratari Sindoro-Sumbing (19-20/6/2019) di Lapangan Kledung Temanggung. Witarso mengatakan selain 8 acara yang dilaksanakan di Kabupaten Temanggung, juga akan dilaksanakan acara di Wonosobo, yaitu Java Balloon Attraction (15/6/2019) di Lapangan Pagerejo, Bedhol Kedaton (23/7/2019), Birat Sengkala dan Parade Tapa Bisu (23/7/2019), Pisowanan Agung dan Kenduri 1.000 Tenong (24/7/2019), Ruwat Cukur Rambut Gembel & Pentas Kolosal Topeng Lengger (27/7/2019) di Alun-Alun Wonosobo. (Osy)