Gerakkan Ekonomi Warga Lewat Balkondes

radarsemarang 15-05-17 10:30 teknologi

MUNGKID Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur Magelang, kini memiliki Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang menjadi binaan bank BNI. Sebelumnya juga telah dirintis program Kampung BNI. Kampung BNI di Desa Wanurejo Borobudur itu menawarkan wisata beragam potensi desa. Joni Sulistiyo, perwakilan dari PT Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) menuturkan, di Desa Wanurejo menawarkan wisata menarik. Di antaranya wisata andong berkeliling desa mengunjungi centra-centra UMKM yang ada di desa. Seperti kelompok batik tulis Wanurejo, Kriya Kayu Rik Rok dan usaha pembuatan rengginang. Selain itu, lanjut Joni, wisatawan juga bisa wisata religi dengan mengunjungi petilasan BPH Tejokusumo putra Sutan Hamengku Buwono II. Atau bisa juga menikmati wisata budaya. Saya berharap, para wisatawan ke Borobudur, tidak hanya berkunjung ke candi saja. Namun, bisa berkunjung ke Desa Wisata Wanurejo ini, ucap Joni saat media gathering BNI dengan awak media di Balkondes Wanurejo, Sabtu (13/5). Kepala Desa Wanurejo Umi Aminah menuturkan, desanya memang kaya kesenian. Di Wanurejo terdapat 9 dusun, masing-masing dusun mempunyai kesenian. Seperti sendratari, kobra, panembromo, topeng ireng. Umi melanjutkan, selain wisata UKM dan budaya, Wanurejo juga menawarkan wisata edukasi. Untuk pendukung Balkondes, kini kami tengah fokus pengembangan atau penataan embung. Kami berharap, dengan adanya Balkondes ini, ekonomi di desa ini tumbuh, kesejahteraan warga meningkat, harapnya. Group Head of Bussines Performance and Channel Management Kanwil BNI Yogyakarta, Sakariza Qori Hemawan mengatakan, bank BNI bertekad mengembangkan Desa Wanurejo bisa sebagai destinasi wisata. Dalam waktu dekat BNI akan membangun 10 homestay di Wanurejo melalui dana CSR. Homestay itu akan disinergikan dengan Balkondes, ucapnya. Menurut Sakariza, Desa Wanurejo menyimpan potensi kultural berupa sejarah desa dan potensi natural yang eksotik. Posisi Wanurejo sangat potensial dan strategis sebagai destinasi wisata. Sementara itu, Pemimpin Cabang Bank BNI Cabang Magelang Susilo Kristiyono, didampingi Pemimpin Bidang Pembinaan Layanan Bank BNI Temanggung Alfani Rahman menjelaskan, Kampung BNI diprakarsai sejak Oktober 2014. Pihaknya melakukan capacity building dan penyaluran kredit modal. Modal pertama dikucurkan sebesar Rp 1,9 miliar untuk sejumlah usaha binaan. Satu orang maksimum pinjaman Rp 75 juta. Selain itu, kami juga memberikan bantuan KUR sebesar Rp 3,6 miliar, pungkasnya. (san/lis)