Mudik Lewat Temanggung, Waspada Jalur Rawan Kecelakaan dan Bencana Alam

krjogja 01-06-19 20:05 nasional

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Kapolres Temanggung AKBP Wahyono Eko Prasetyo mengingatkan pada pemudik untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kabupaten tersebut, sebab di sejumlah titik di jalur mudik masuk daerah rawan kecelakaan dan bencana alam. " Hati-hati dan waspada, pastikan fisik dan kendaraan dalam kondisi prima, jika kelelahan istirahat dahulu. Teruskan perjalanan bila kondisi sudah kembali prima," kata Kapolres Temanggung, Sabtu (1/6). Dia mengatakan titik rawan tersebut seperti yakni jalur dari Kledung - Parakan, Bejen - Candiroto, dan Pringsurat - Secang. Jalur Kledung - Parakan selain berkelok-kelok juga sering turun kabut tebal terutama pada sore hingga pagi hari yang mengakibatkan jarak pandang terbatas. Pemudik yang melewatinya harus memastikan lampu dan rem kendaraan dalam kondisi prima. Jalur Bejen - Candiroto, disampaikan, jalurnya berkelok-kelok di beberapa titik ada penyempitan jalur dan jalan menanjak atau menurun dengan tajam, selain itu ada pula tebing yang rawan longsor, namun karena pada musim kemarau sehingga bencana longsor tidak terlalu dikhawatirkan. " Meski musim kemarau, pemudik harus waspada pula akan adanya longsor. Kabut kadang pula turun di jalur ini, " katanya. Sedangkan di jalur Pringsurat - Secang, dikatakannya rawan kecelakaan karena jalur ramai dan kendaraan sering saling mendahului, bahkan ketika menikung. Jalur tersebut sudah lebar dan dalam kondisi baik. " Bila pemudik atau pengemudi terlena bisa terjadi kecelakaan, baik tabrakan, serempetan maupun laka tunggal," katanya. Dia mengatakan di jalur-jalur tersebut, dipasang rambu lalu lintas dan disiagakan petugas baik Polri, TNI, Dishub, maupun Satpol PP untuk memberi informasi pada pengendara. Petugas menempati sejumlah pos bantu. Namun, meski ada petugas pengendara harus waspada dan melihat rambu-rambu. Dikatakan terjadi peningkatan arus lalu lintas mulai Sabtu dan kemungkinan mencapai puncaknya Minggu atau Senin. Indikasinya mulai banyak kendaraan luar kota yang melintas Temanggung. " Jadi pemudik akan sampai di Temanggung satu hari setelahnya," katannya. Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo mengatakan Pemkab dan Polres mendirikan 4 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan untuk pemudik pada Lebaran 2019. Pos tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti medis, telekomunikasi dan pelayanan informasi. 4 pospam yang didirikan di masing-masing di samping pasar Kranggan, jembatan Galeh Parakan, pasar Ngadirejo dan pasar Temanggung, sedangkan posyan di rest area Pringsurat. " Kami berharap pemudik dapat memanfaatkannya, untuk beristirahat atau mendapatkan informasi," kata dia. Pada warga, dia mengatakan, untuk tidak segan meminta bantuan pada personel yang bertugas, jika ada yang menolak atau tidak memberikan pelayanan untuk dapat dilaporkan sebab menjadi tugasnya memberi pelayanan. " Bila potensi kriminalitas atau kejadian kriminal segera lapor, akan segera ditindaklanjuti," katanya. (Osy)