Ingin Perempuan Berdaya, Fokus Entrepreneur

radarsemarang 09-05-17 08:15 teknologi

TEMANGGUNG- Umi Tsuwaibah terpilih secara aklamasi dalam gelaran Konferensi Cabang (Konfercab) ke VII Fatayat NU Temanggung di aula Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Temanggung, Minggu (7/5). Dalam musyawarah tertinggi Pengurus Cabang (PC) Fatayat Temanggung itu, 329 pemilik suara yang terdiri dari PC, Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Ranting se-Kabupaten Temanggung menyatakan dukungannya kepada Umi. Dari hasil itu, melalui sidang pleno yang dipimpin Pengurus PW Fatayat Jawa Tengah Umi Nuamah, Sekretaris FPKB DPRD Kabupaten Temanggung itu berhak memimpin Fatayat Temanggung periode 2017-2022. Dalam pemaparan visi-misinya, Umi bertekad ingin memberdayakan perempuan melalui kegiatan-kegiatan entrepreneur atau wirausaha. Ia berharap kader Fatayat khususnya dan perempuan Temanggung pada umumnya bisa melakukan kegiatan produktif di rumah yang bisa menghasilkan uang. Jika punya aktivitas produktif di rumah, maka tidak tergantung bekerja di perusahaan atau pabrik yang menyita banyak waktu, ucapnya. Mantan aktifis PMII Komisariat Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri itu menuturkan, jika perempuan kerja di pabrik, waktunya akan habis dan kurang memperhatikan urusan rumah tangga. Dari situ, dikhawatirkan keluarga jadi terbengkalai. Dengan mempunyai usaha produktif di rumah, perempuan bisa berdaya dan bisa menopang ekonomi keluarga. Saya berharap, anggota Fatayat bisa maksimal mengurus rumah tangga, bisa menjadikan rumah tangga yang berkualitas dan harmonis, harapnya. Dalam upaya mewujudkan program-program tersebut, ia berjanji akan menjalin hubungan kerjasama baik dengan instansi pemerintah maupun swasta untuk memperbanyak pelatihan . Kader-kader Fatayat akan kita beri keterampilan khusus, supaya terampil dan bisa survive di tengah masyarakat. Sementara itu, Ketua IV PW Fatayat Jawa Tengah Atatin Malihah menuturkan, PW Fatayat Jawa Tengah juga tengah fokus memberikan skill bagi kader-kadernya. Kita sudah kerjasama dengan Disnakertrans Jawa Tengah dan BP3TKI Semarang, ungkapnya. (san/sct/ton)