Hindari 4T, Bentuk 250 Kampung KB

radarsemarang 04-05-17 08:50 travel

TEMANGGUNGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung akan menekan populasi atau laju pertumbuhan penduduk. Caranya, menggiatkan pembentukan Kampung KB. Sampai saat ini telah terbentuk 250 Kampung KB. Targetnya, pada 2018 ada penambahan satu kampung KB di 20 kecamatan di Temanggung, kata Bupati Bambang Sukarno usai pencanangan Kampung KB Goro Kencono di Dusun Kauman Desa Menggoro Kecamatan Tembarak, Rabu (3/5) kemarin. Bupati Bambang melanjutkan, dengan memperbanyak jumlah Kampung KB, diharapkan masyarakat dapat semakin mudah menjangkau konsultasi atau konseling mengenai cara pemasangan alat kontrasepsi serta mengetahui manfaat KB. Untuk mendukung program KB pemerintah, kami meminta masyarakat untuk menghindari 4 Terlalu. Yakni, terlalu muda melahirkan, terlalu tua melahirkan, terlalu rapat jarak kelahiran, dan terlalu sering melahirkan, pinta Bambang. Camat Tembarak Agus Megantoro menuturkan, Kampung KB sudah dirintis sejak 2016. Pihaknya mendorong kepala desa dan PKK di Kecamatan Tembarak untuk menggalakkan pendirian Kampung KB. Kami mentargetkan semua dusun di Tembarak menjadi Kampung KB. Ini penting untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga, terutama di bidang kesehatan. Kepala Puskesmas Tembarak, dr Dewi Susanti menjelaskan, akseptor KB yang ikut dalam pembongkaran dan pemasangan alat kontrasepsi kali ini mencapai 245 orang. Menurutnya, tingkat partisipasi dalam program KB di Kecamatan Tembarak mencapai 83 persen. Sedangkan tingkat kegagalan cenderung minim, berkisar 1 persen. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Temanggung, Masruchi menuturkan, Pemkab menyediakan kuota pelayanan pemasangan alat KB jenis implant gratis hingga 15.000 orang per tahun. Terdiri atas pembongkaran maupun pemasangan baru. Sampai saat ini angka partisipasi KB di Temanggung tergolong cukup tinggi, dibandingkan beberapa daerah di wilayah eks karesidenan Kedu. Yakni, mencapai 47 persen dari jumlah wanita usia produktif. (san/isk)